Jumat, 08 Oktober 2010

Kenapa Sih Banyak Anak Nyontek Saat Ulangan?

Seperti sudah menjadi suatu kebiasaan pada saat tes atau ulangan harian banyak siswa di sekolah manapun yang menyontek. Menyontek dapat dilakukan dengan berbagai cara antara lain dengan melihat pekerjaan teman atau melihat buku yang dibawa secara sembunyi-sembunyi ke dalam ruang tes.

Para guru sering merasa sebal saat melihat siswa-siswanya menyontek saat ulangan. Para guru sering memarahi atau bahkan ada yang sampai merobek pekerjaan siswanya bila ketahuan menyontek. Namun walaupun telah dimarahi oleh guru siswa tersebut tetap saja menyontek di kemudian hari. Lalu apa sebabnya mereka “ketagihan” menyontek? Berdasarkan hasil wawancara dan pengamatan penulis pada siswa-siswa yang masih sekolah penulis memperoleh penyebab-penyebab siswa menyontek saat ujian.

Tuntutan Orangtua

Banyak siswa yang sering dituntut orangtuanya untuk mendapat nilai ujian yang baik. Orangtua sering mengiming-imingi akan membelikan barang kesukaan anaknya jika nilai ulangan anaknya bagus. Selain itu ada juga orangtua yang “mengancam” jika nilai ulangan anaknya jelek maka jatah uang saku mereka akan dikurangi. Hal ini menjadi baik jika siswa tersebut mempunyai semangat belajar dan rasa percaya diri yang tinggi, namun jika tidak siswa tersebut terpaksa menyontek.

Kebutuhan Sosialisasi

Ada beberapa anak yang menyontek hanya untuk membuat citra seperti yang diinginkannya.

Anak yang pintar namun tidak mau dikatakan sombong oleh teman-temannya akan pura-pura menyontek saat ulangan. Dengan itu dia berharap agar teman-teman di sekitarnya berpandangan baik pada dirinya.

Anak yang ingin terlihat bandel oleh teman-temannya juga akan menyontek. Walaupun dia dikatakan bodoh atau nakal namun dia malah nyaman dengan itu. Apalagi jika dia dimarahi oleh gurunya, alih-alih tidak menyontek lagi, dia malah bangga dan melanjutkan aksi menyonteknya dikemudian hari.

Kurangnya Rasa Percaya Diri

Inilah yang banyak dialami oleh siswa-siswa di sekolah. Walaupun mereka bisa mengerjakan ulangan yang diberikan oleh guru namun mereka tetap saja menyontek karena tidak percaya diri bila mengerjakan sendiri. Mereka takut jika nilai ulangan mereka jelek.

Ada baiknya seorang guru tidak langsung mencela atau memarahi siswanya bila ketahuan menyontek. Belum tentu siswa yang guru marahi itu kapok, bisa saja siswa yang guru marahi itu malah bangga karena ketahuan menyontek atau sebaliknya dia malah menjadi patah semangat.

Lalu bagaimana caranya agar siswa tidak menyontek dan lebih percaya diri saat mengerjakan ulangan? Pahamilah kehidupan siswa tersebut, temukanlah solusi yang tepat dan sesuai siswa tersebut. Ingat hasil suatu ulangan belum tentu mencerminkan kemampuan siswa yang sesungguhnya.

Wah bisa sulit tuh jika memahami diri siswa yang jumlahnya banyak. Itulah risiko pekerjaan sebagai guru. Namun guru jangan patah semangat duluan, lakukanlah pekerjaan dengan senang hati. Enakkan kalau siswa senang guru juga senang.

Ingat, sebagian kecil penentu masa depan siswa adalah gurunya.

Rabu, 06 Oktober 2010

Interaksi Manusia & Komputer

Interaksi Manusia & Komputer

Interaksi Manusia dan Komputer (IMK) mempelajari tentang hubungan antara pengguna computer dengan computer sehingga pengguna dapat lebih nyaman dan lebih betah pada saat menggunakan komputer. Interaksi ini biasanya terjadi pada saat input maupun output atau biasanya disebut interface (antarmuka).

IMK dapat dipahami dari beberapa Bidang ilmu pengetahuan.

Bidang ilmu yang harus kita pahami dalam mempelajari interaksi antara manusia dan komputer diantaranya :

1. Teknik Elektronika dan Ilmu Komputer : merupakan aspek yang berhubungan dengan hardware dan software yang dapat memberikan kenyamanan terhadap pengguna. Kriteria interface software yang bagus yaitu mudah dioperasikan, mudah dipelajarai, dan user merasa senang.

2. Psikologi : sebagai perancang system kita harus dapat mengetahui dan memahami sifat dan kebiasaan baik pengguna.

3. Perancangan Grafis dan tipografi : memanfaatkan gambar/image sebagai media komunikasi.

4. Ergonomik : aspek fisik dan lingkungan yang akan memberikan kenyamanan bagi pengguna yang biasanya menggunakan computer dalam waktu lama.

5. Antropologi : dapat memberikan padangan mendalam tentang tata kerja berkelompok yang masing-masing anggota memberikan kontribusi sesuai bidangnya.

6. Linguistik : bahasa yang digunakan dalam berkomunikasi dengan computer misalnya bahasa grafis, bahasa alami, bahasa menu atau bahasa perintah.

7. Sosiologi : mengenai struktur social suatu masyarakat tentang kekhawatiran manusia akan terjadinya pengambil alihan pekerjaan oleh mesin/computer/ otomatisasi.




Yang paling penting diantyara ke 7 bidang keilmuan diatas adalah bidang keilmuan psikologi. Karena sebagai perancang system, kita harus dapat mengetahui hal-hal apa saja yang dibutuhkan dan diinginkan user. Kita harus tahu kebiasaan apa saja yang digunakan user dalam menggunakan sebuah system dan juga alat bantunya. Hal ini sangatlah penting, karena sebagus apa pun program yang kita buat, dan secanggih apa pun alat yang kita gunakan, jika itu tidak sesuai dengan kebiasaan user tersebut maka program dan alat bantu tersebut tidak akan pernah diterima oleh user tersebut. Oleh karena itu, kita harus dapat membuat program yang user friendly.

Ada beberapa metode dan proses perancangan sebuah interface :

1. User Friendly/Menarik

a. Mempunyai jiwa seni.
Pada dasarnya, setiap orang memiliki jiwa seni. Hanya saja ada yang mengembangkannya dan ada juga yang tidak. Oleh karena itu, untuk membuat hasil interface yang menarik, kita harus dapat mengembangkan jiwa seni yang telah kita miliki.

b. Mengerti yang diinginkan user secara umum.
Sebagai seorang perancang system, kita harus dapat mengerti apa yang diinginkan oleh user secara umum. Maksudnya adalah mengerti gambaran umum dari suatu tampilan yang tidak hanya menarik, tetapi juga mudah digunakan oleh user. Misalnya, tata letak keyboard QWERTY. Tata letak keyboard ini sudah sangat umum, jadi user sudah sangat familiar dan dapat menerimanya dengan baik.

c. Implementasi hasil rancangan.
Setelah membuat rancangan interfacenya, kita harus dapat mengimplementasikan hasil rancangan kita kepada user. sehingga kita dapat mengetahui apakah user sudah puas dengan hasil rancangan kita, atau ada yang perlu ditambahkan lagi.




2. Cara Dokumentasi
Ada beberapa cara, untuk mendokumentasikan hasil rancangan kita, diantaranya sebagai berikut:

a. Sketsa
Rancangan awal yang dibuat oleh perancang system pada kertas untuk ditunjukan kepada user.

b. Prototype
Software aplikasi yang digunakan perancang system untuk membuat design awal yang akan ditunjukan kepada user. Biasanya, dalam bentuk Graphical User Interface (GUI).

c. Tertulis
Merupakan keterangan berupa textual yang merupakan penjelasan dari rancangan yang telah kita buat.

d. CASE (Computer Audit Software Engineering)

3. Cara Pendekatan Perancangan Interface
Ada 2 cara pendekatan dalam perancangan interface:

a. User-Centured Design
Melibatkan user secara langsung baik user yang sudah mengerti/berpengalaman ataupun user yang belum mengerti sama sekali. Kesulitannya adalah diskusi mengenai rancangan yang akan di buat tidak selesai-selesai, karena permintaan user yang terlalu banyak.

b. User-Design Approach
Memberikan kesempatan kepada user untuk membuat rancangan awalnya sendiri. Biasanya, user sudah berpengalaman. Kesulitannya adalah pada saat coding. Karena, perancang tidak membuat sendiri design awalnya, maka dia akan mengalami kesulitan pada saat pengkodean.

Senin, 04 Oktober 2010

Aplikasi Komputer Grafis Melalui Teknologi CGI. (Di Balik Film Animasi)

Kalau kita tengok ke belakang, ”Toy Story” (1995), film debutan Pixar yang dibiayai dan dipasarkan The Walt Disney Company itu sukses besar sebagai film pertama yang secara penuh menggunakan teknologi komputer. Sejak saat itu studio animasi digital lain seperti Blue Sky Studios (Fox), DNA Productions (Paramount Pictures and Warner Bros.), Onation Studios (Paramount Pictures), Sony Pictures Animation (Columbia Pictures), DreamWorks, dan yang lainnya tak mau ketinggalan untuk memproduksi film sejenis.

Tentu tak sedikit dari kita yang mempertanyakan dengan teknologi apa dan bagaimana film-film kreatif ini dibuat. Ternyata, kunci pembuatan film-film ini adalah sebuah aplikasi komputer grafis yang disebut computer generated imagery (CGI). Dengan perangkat lunak ini bisa diciptakan gambar 3D lengkap dengan berbagai efek yang dikehendaki. Beberapa software CGI populer antara lain Art of Illusion (bisa di-download di sourceforce.net), Maya, Blender, dan lain-lain.

CGI 2D dipakai pertama kali pada film ”Westworld” (1973) karya novelis scifi Michael Crichton dan sekuelnya ”Futureworld” (1976) menggunakan CGI 3D untuk membuat tangan dan wajah yang dikerjakan oleh Edwin Catmull, ahli komputer grafik dari New York Institute of Technology (NYIT). Tapi, tidak semua film berhasil memberikan sentuhan animasi yang bagus. Film ”Tron” (1982) dan ”The Last Starfighter” (1984) termasuk yang gagal karena efek yang mereka berikan kelihatan sekali buatan komputer.

Revolusi ”Jurassik Park”

Teknologi CGI biasa dipakai dalam pembuatan film, program televisi, dan beberapa iklan komersial, termasuk media cetak. Aplikasi ini memberikan kualitas grafis yang sangat tinggi dengan efek yang lebih terkontrol daripada metode konvensional seperti membuat miniatur untuk pembuatan adegan kecelakaan yang dramatis atau menambah aktor figuran untuk menggambarkan suasana keramaian penuh sesak.

Di tahun 1991 film ”Terminator 2: Judgement Day” yang dibintangi Gubernur California sekarang Arnold Schwarzeneger membuat decak kagum penonton dengan efek morphing (perubahan dari satu wajah/bentuk ke wajah/bentuk yang lain secara halus) dan liquid metal si penjahat pada beberapa aksinya. Dua tahun kemudian film legendaris tentang dinosaurus, ”Jurassic Park” juga memberikan efek visual yang mengagumkan pada makhluk purba itu sehingga tampak betul-betul hidup. ”Jurassic Park” membawa revolusi pada industri perfilman dan Hollywood bertransisi dari animasi konvensional menjadi teknik digital.

Tahun berikutnya, ”Forrest Gump”, film drama dengan aktor tersohor Tom Hanks, juga memanfaatkan teknologi CGI untuk efek menghilangkan salah satu kaki Letnan Dan (dimainkan Gary Sinise) agar tampak pincang betulan. Efek lainnya adalah pergerakan bola ping-pong yang sangat cepat ketika dimainkan oleh Tom Hanks. Bahkan, adegan dengan efek bulu melayang di udara merupakan garapan sebuah studio animasi di Bandung.

”Digital grading”

CGI pun semakin mendarah daging dalam industri perfilman modern selanjutnya. Mulai tahun 2000-an, CGI memegang peran dominan untuk pemberian efek visual pada sebuah film.

Teknologinya pun berkembang sehingga memungkinkan dalam sebuah adegan berbahaya, sang aktor digantikan oleh aktor ciptaan komputer dengan perbedaan yang tidak kentara. Figuran yang diciptakan dengan komputer seperti pada triloginya Peter Jackson, ”Lord of The Ring”, pun banyak dipakai untuk menciptakan adegan keramaian penuh sesak, tentu dengan bantuan perangkat lunak simulasi.

Salah satu efek CGI dalam film yang kurang dikenal, namun penting, adalah digital grading. Dengan efek ini warna asli hasil shooting direvisi menggunakan perangkat lunak untuk memberikan kesan sesuai dengan skenario. Contohnya wajah Sean Bean (pemeran Boromir) dalam ”The Lord of the Rings: the Two Tower” ketika mati dibuat lebih pucat. Jadi, tidak dengan trik kosmetik, tetapi dengan polesan komputer.

Lantas, bagaimana dengan mimik wajah yang bisa mengekspresikan perasaan haru, sedih, ataupun gembira pada tokoh ciptaan komputer? Dalam pembuatannya, animasi komputer mengkombinasikan vektor grafik dengan pergerakan yang sudah terprogram. Bagian-bagian utama seperti pada wajah, tangan, kaki, dll terdiri dari sejumlah variabel animasi yang akan dikendalikan dengan pemberian nilai tertentu untuk menampilkan ekspresi atau mimik wajah yang dikehendaki.

Tokoh Woody dalam ”Toy Story” terdiri dari 700 variabel animasi dengan 100 variabelnya sendiri untuk wajahnya saja. Jadi, tidak heran berbagai ekspresi wajah seperti tertawa, terkejut, dan sedih bisa dibuat dengan mempermainkan 100 variabel tadi.

Cukup mahal

Sekumpulan variabel dengan nilai yang berubah pada setiap frame yang ditampilkan berurutan menjadi kontrol pergerakan figur tersebut. Hebatnya, animator ”Toy Story” mengendalikan variabel-variabel animasinya secara manual. Bisa jadi, bagi seorang animator yang berbakat, terampil dan berpengalaman malah menghasilkan efek yang lebih bagus dibanding acting orang asli.

Kalau dilihat dari ukurannya, satu frame CGI untuk film biasanya dibuat berukuran 1,4–6 megapiksel. Contohnya, ”Toy Story” berukuran 1536 x 922 (1,42 megapiksel). Bayangkan saja, ternyata waktu yang dibutuhkan untuk rendering tiap frame sekira 2-3 jam, bahkan bisa 10 kali lebih lama untuk menciptakan adegan yang sangat kompleks. Meskipun kecepatan CPU makin tinggi, tidak banyak mengubah waktu yang dibutuhkan karena mereka akan membuat adegan yang lebih kompleks lagi untuk hasil yang lebih bagus lagi. Kendati demikian, dengan peningkatan eksponensial kecepatan CPU, teknologi CGI juga makin potensial ke depan.

Sebagai gambaran, untuk pembuatan film ”Madagascar”, para teknisi menggunakan 2.500 komputer Linux Cluster yang dipasang di dua studio Dream Works dan lab penelitian komputer Hewlett Packard di Palo Alto, California. Komputer sebanyak itu digunakan untuk ”tugas besar” siang malam rendering frame demi frame film berukuran gigabit. Untuk membuat film ”Madagascar” sampai jadi, dibutuhkan waktu lebih dari 11 juta jam.

Menurut Andy Hendrickson, kepala produksi DreamWorks, separuh dari anggaran biaya produksi yang kabarnya mencapai 90 juta dolar AS dipergunakan untuk animasi komputer. Dalam produksinya itu DreamWorks sekaligus menciptakan beberapa teknik yang bisa digunakan lagi untuk film-film animasi selanjutnya.

Penutup

Tidak semua film ciptaan komputer berjalan mulus menjadi box office di pasaran. Contohnya, film yang dikembangkan dari sebuah game yaitu ”Final Fantasy: The Spirit Within” (2001). Meski terkenal sebagai film pertama yang menciptakan tokoh manusia dengan CGI, tapi pasar tak antusias menyambutnya. Tak heran bila setelah produksi ke-2 ”Final Flight of the Osiris” sebuah film pendek sebagai prolog film ”The Matrix Reloaded”, Square Pictures gulung tikar.

Pengembangan teknologi CGI terus dilaporkan setiap tahun pada konferensi tahunan SIGGRAPH mengenai komputer grafis dan teknik interaktif yang dihadiri oleh puluhan ribu profesional komputer. Di sini para tokoh di balik penciptaan animasi-animasi bertemu. Bukan hal yang tidak mungkin suatu hari kelak para animator Indonesia pun akan banyak berbicara di pentas dunia...

Senin, 07 Juni 2010

Virus virus pada komputer dan cara penanganannya

Virus komputer adalah program komputer yang dapat menggandakan atau menyalin dirinya sendiri. Tujuan pembuatannya untuk merusak sistem komputer. Virus merupakan program yang dapat menyamarkan dirinya menjadi file video, file audio, dokumen word, serta dapat menyamar dalam bentuk apapun untuk menipu pengguna komputer. Penyamaran tersebut bertujuan agar pengguna komputer tertarik untuk meng-click sehingga virus tersebut aktif. Virus akan menggandakan diri sebanyak-banyaknya di dalam komputer dan berbagai media, contohnya disket, flash disk, dll.
Beberapa ciri komputer yang terkena virus, yaitu:
• sistem operasi berjalan lambat sekali
• sering terjadi restart
• penggandaan folder
• dll
Virus komputer umumnya dapat merusak perangkat lunak komputer dan tidak dapat secara langsung merusak perangkat keras komputer dengan cara memuat program yang memaksa over process ke perangkat tertentu misalnya VGA, Memory bahkan Procesor (terutama pada sistem operasi , seperti sistem operasi berbasis keluarga Windows (Windows 95, Windows 98/98SE, Windows NT, Windows NT Server, Windows 2000, Windows 2000 Server, Windows 2003, Windows 2003 Server, Windows XP Home Edition, Windows XP Professional, Windows XP Service Pack 1, Windows XP Service Pack 2, Windows Vista Service Pack 1 ) bahkan GNU/Linux. Efek negatif virus komputer terutama adalah memperbanyak dirinya sendiri, yang membuat sumber daya pada komputer (seperti CPU Real Time, penggunaan memori) menjadi berkurang secara signifikan. Hampir 95% Virus adalah virus komputer berbasis sistem operasi Windows. Sisanya, 2% menyerang Linux/GNU dengan versi kernel dibawah 1.4 (dan Unix, sebagai source dari Linux, tentunya), 1% menyerang Mac terutama Mac OS 9, Mac OS X (Tiger, Leopard). 2% lagi menyerang sistim operasi lain seperti FreeBSD, OS/2 IBM, dan Sun Operating System. Virus yang ganas akan merusak hardware dan sejenisnya.


Virus komputer sendiri adalah sebuah istilah umum untuk menggambarkan segala jenis serangan terhadap komputer. Namun, bila dikategorikan dari cara kerjanya, virus komputer dapat dikelompokkan ke dalam kategori sebagai berikut:
• Worm - Menduplikatkan dirinya sendiri pada harddisk. Ini membuat sumber daya komputer (Harddisk) menjadi penuh akan worm itu.
• Trojan - Mengambil data pada komputer yang telah terinfeksi dan mengirimkannya pada pembuat trojan itu sendiri.
• Hacking - merupakan serangan langsung dari hacker terhadap komputer pengguna yang mengakses laman internet tertentu, dengan atau tanpa program bantuan yang telah disisipkan di komputer pengguna.
• Backdoor - Hampir sama dengan trojan. Namun, Backdoor bisanya menyerupai file yang baik-baik saja. Misalnya game.
• Spyware - Virus yang memantau komputer yang terinfeksi.
• Rogue dan Ransomware - merupakan program yang meniru program antivirus dan menampilkan aktivitas layaknya antivirus normal, dan memberikan peringatan-peringatan palsu tentang adanya virus. Tujuannya adalah agar pengguna membeli dan mengaktivasi program antivirus palsu itu dan mendatangkan uang bagi pembuat virus rogue tersebut.
• Rootkit - Virus yang bekerja menyerupai kerja sistem komputer yang biasa saja.
• Polymorphic Virus Virus yang gemar beubah-ubah agar tidak dapat terdeteksi.
• Virus Telepon Seluler - merupakan virus yang khusus berjalan di telepon seluler, dan dapat menimbulkan berbagai macam efek, mulai dari merusak telepon seluler, mencuri data-data di dalam telepon seluler, sampai membuat panggilan-panggilan pengguna telepon selule diam-diam dan menghabiskan pulsa
Cara Mengatasi Virus Komputer
Serangan virus dapat dicegah atau ditanggulangi dengan menggunakan perangkat lunak Antivirus. Jenis perangkat lunak ini dapat juga mendeteksi dan menghapus virus komputer. Virus komputer ini dapat dihapus dengan basis data / database/ Signature-based detection, heurestik, atau peringkat dari program itu sendiri / Quantum. Digunakan oleh Norton.
Contoh antivirus yang bisa diandalkan dan menangkal virus adalah Kaspersky, Panda, Symantec, BitDefender, avast!, AVG, Avira AntiVir, Norton, Norman, McAfee, dan lain sebagainya.
Perangkat lunak antivirus
Antivirus adalah sebuah jenis perangkat lunak yang digunakan untuk mengamankan, mendeteksi, dan menghapus virus komputer dari sistem komputer. Antivirus disebut juga Virus Protection Software. Aplikasi ini dapat menentukan apakah sebuah sistem komputer telah terinfeksi dengan sebuah virus atau tidak. Umumnya, perangkat lunak ini berjalan di latar belakang (background) dan melakukan pemindaian terhadap semua berkas yang diakses (dibuka, dimodifikasi, atau ketika disimpan).
Antivirus - antivirus terbaru sekarang tidak hanya mendeteksi virus. Program antivirus sekarang juga telah dilengkapi dengan kemampuan untuk mendeteksi spyware, rootkits, dan malware - malware lainnya. Tidak hanya itu, antivirus sekarang dilengkapi firewall untuk melindungi komputer dari serangan hacker dan anti spam untuk mencegah masuknya email sampah dan/atau virus ke inbox pengguna.

Cara Kerja
Pada umumnya, cara kerja antivirus adalah:
• Pendeteksian dengan menggunakan basis data virus signature (virus signature database): Cara kerja antivirus ini merupakan pendekatan yang banyak digunakan oleh antivirus tradisional, yang mencari tanda-tanda dari keberadaan dari virus dengan menggunakan sebagian kecil dari kode virus yang telah dianalisis oleh vendor antivirus, dan telah dikatalogisasi sesuai dengan jenisnya, ukurannya, daya hancurnya dan beberapa kategori lainnya. Cara ini terbilang cepat dan dapat diandalkan untuk mendeteksi virus-virus yang telah dianalisis oleh vendor antivirus, tapi tidak dapat mendeteksi virus yang baru hingga basis data virus signature yang baru diinstalasikan ke dalam sistem. Basis data virus signature ini dapat diperoleh dari vendor antivirus dan umumnya dapat diperoleh secara gratis melalui download atau melalui berlangganan (subscription), dan/atau
• Pendeteksian dengan melihat cara bagaimana virus bekerja: Cara kerja antivirus seperti ini merupakan pendekatan yang baru yang dipinjam dari teknologi yang diterapkan dalam Intrusion Detection System (IDS). Cara ini sering disebut juga sebagai Behavior-blocking detection. Cara ini menggunakan policy (kebijakan) yang harus diterapkan untuk mendeteksi keberadaan sebuah virus. Jika ada kelakuan perangkat lunak yang "tidak wajar" menurut policy yang diterapkan, seperti halnya perangkat lunak yang mencoba untuk mengakses address book untuk mengirimkan e-mail secara massal terhadap daftar e-mail yang berada di dalam address book tersebut (cara ini sering digunakan oleh virus untuk menularkan virus melalui e-mail), maka antivirus akan menghentikan proses yang dilakukan oleh perangkat lunak tersebut. Antivirus juga dapat mengisolasi kode-kode yang dicurigai sebagai virus hingga administrator menentukan apa yang akan dilakukan selanjutnya. Keuntungan dari cara ini adalah antivirus dapat mendeteksi adanya virus-virus baru yang belum dikenali oleh basis data virus signature. Kekurangannya, jelas karena antivirus memantau cara kerja perangkat lunak secara keseluruhan (bukan memantau berkas), maka seringnya antivirus membuat alarm palsu atau "False Alarm" (jika konfigurasi antivirus terlalu "keras"), atau bahkan mengizinkan virus untuk berkembangbiak di dalam sistem (jika konfigurasi antivirus terlalu "lunak"), terjadi false positive. Beberapa produsen menyebut teknik ini sebagai heuristic scanning. Teknologi Heuristic Scanning ini telah berkembang begitu jauh hingga sekarang. Beberapa antivirus mengecek sebuah file dengan definisi biasa. Jika lolos dari deteksi biasa, maka file tersebut dijalankan di sebuah lingkungan virtual. Semua perubahan yang dilakukan file bersifat seperti virus, maka pengguna akan diperingatkan.
Jenis Antivirus Berdasarkan Pengguna
Antivirus berdasarkan penggunanya dibagi menjadi 2, yaitu Home User dan Network /Corporate User. Untuk home user, antivirus berjalan seperti biasa. Untuk versi jaringan (network), antivirus dapat melakukan scan di komputer - komputer client dan network drive. Selain itu, proses update komputer client dalam jaringan tidak harus langsung dari Internet. Komputer client dapat melakukan upate langsung dari server jaringan.

Minggu, 06 Juni 2010

101 Blogger tips

http://media.kompasiana.com/group/new-media/2010/06/05/101-blogger-tips/

5 Alasan Blogger menyembunyikan blog

Merahasiakan Blog - Sebagian Blogger lebih suka menyembunyikan blognya. Menyembunyikan bukan berarti hide, namun lebih pada merahasiakan. Sebegitu berharganya sebuah blog, hingga harus disembunyikan. Bukankah hasil tulisan itu layak disebarkan. Biarlah semua tau. Biar semua berkunjung, membaca, dan berkomentar. Dengan banyaknya social networking, group, bahkan iklan adword, publikasi sebuah blog baru menjadi sangat mudah. Mengapa upaya menyebar blog dianggap tabu. Adakah kecurangan yang mereka sembunyikan? Adakah ketidakpercayaan pada pengunjung...

Setelah bertanya pada blogger terkait, terdapat beberapa alasan mendasar.

1. Ketidakpercayaan
Pengunjung sebuah blog sangat heterogen. Mereka bisa datang dari belahan dunia manapun. Apalagi menggunakan bahasa asing. Apa yang akan dilakukan pengunjung tidak mungkin dilarang. Sialnya, para pengunjung blog Anda masih sedikit namun mereka nakal. Setiap adsense yang ada diklik berkali-kali. Akibatnya, adsense Anda dibanned. Hilang sudah harapan untuk dapet duit dari adsense.

2. Blog Abu-abu
Tidak semua blogger merupakan reporter handal. Dia mau liputan kemanapun, dan menyelidiki hingga tuntas sebuah kasus atau temuan tertentu. Kebanyakan mereka melakukan reportase ulang, lalu disajikan dengan sudut pandang yang berbeda. Karena banyak sekali blogger yang berproses dengan cara ini, maka wajar jika disebut sebagai publisher. Bukan reporter. Disebut abu-abu sebab tidak semua tulisan dan fotonya asli karya sendiri. Sudah bagus menyertakan sumbernya. Kebanyakan lebih suka tidak memuat sumber, bahkan mengganti sumbernya. Ini pencurian, tidak nyaman untuk dihidupi.

3. Newbie (Pendatang baru)
Malu, minder, dan masih banyak yang harus diperbaiki. Biasanya, tulisan dan fotonya masih compang-camping. Tidak rapi. Si Blogger berharap, kalau sudah rapi dan kontennya sudah ribuan, dia akan menyebarkannya secara gila-gilaan.

4. Proyek pribadi
Ini biasanya terjadi pada sekumpulan blogger. Awalnya mereka bergerak bersama-sama. saat proses berjalan, ternyata blog temannya punya lebih banyak visitor. Si Blogger tak mau kalah. Diam-diam ia membuat blog baru dengan meniru blog temannya yang sukses. Sudah pasti, jangan sampai temannya tau. Pertama, malu kalau ketahuan mengadopsi. Kedua, kalaupun sukses juga malu untuk mengakui.

5. Fokus pada pengunjung dari Luar negeri
Pernah terjadi, sebuah klik pada google adsense menghasilkan $4 dalam sekali klik. Ternyata klik tersebut asalnya dari Australia. Begitu berharganya sebuah klik, membuat beberapa blogger berpikiran efektif. Mereka lebih suka pengunjung dari luar negeri. Disamping nilai klik adsense nya tinggi, biasanya, mereka lebih menghormati karya orang lain. Nggak suka nyungkil content, apalagi merusaknya. Padahal belum tentu semua orang luar negeri punya motivasi yang baik.

Kamis, 20 Mei 2010

Trik Pernapasan untuk Menurunkan Berat Badan

Bernapas adalah kegiatan yang kita lakukan setiap saat. Tahukah Anda bahwa kita bernapas sebanyak 22.000 sehari?

Tetapi karena sudah begitu menyatu dengan diri kita, kita sering kali tidak sadar sedang melakukannya. Bahkan, kadang-kadang kita bernapas dengan cara yang salah. Padahal bernapas, bila dilakukan dengan benar, dapat membantu meredakan pikiran yang dipenuhi stres, mengurangi penyakit jantung, alergi, bahkan menurunkan berat badan!

Saat berat badan naik, sering kali kita mengira masalahnya hanya pada makanan yang kita makan. Padahal, kemungkinan apa yang kita pikirkan juga memengaruhi.

"Stres secara emosional itu bisa menyebabkan berat badan naik," ujar Dean Ornish MD, President Preventive Medicine Research Institute di Sausalito, California, Amerika Serikat. "Stres itu mempercepat konversi kalori menjadi lemak karena Anda lebih cenderung makan berlebihan atau memilih makanan yang tidak sehat ketika stres."

Karena itu, kendalikan dulu stres Anda, maka Anda dapat mengendalikan berat badan. Cara terbaik untuk itu adalah berfokus pada memperlambat napas, yang akan membantu mengurangi hormon stres.

Faktor lain penyebab naiknya berat badan yang dapat diatur dengan pernapasan adalah heart rate variability (HRV), di mana interval waktu di antara detak jantung bervariasi. Menurut Kelly McGonigal PhD, penulis Yoga for Pain Relief, fluktuasi yang terjadi saat demi saat bisa membantu menentukan bagaimana Anda harus merespons stres.

"Studi menunjukkan bahwa orang dengan detak jantung yang bervariasi cenderung lebih memiliki kontrol diri, sedangkan mereka yang variasi detak jantungnya rendah lebih cenderung menyerah pada godaan," katanya. Godaan yang dimaksud tak lain adalah makanan yang tidak sehat tadi.

Trik pernapasan
Cobalah untuk melatih pernapasan secara perlahan karena hal ini meningkatkan HRV dan membuat Anda lebih waspada terhadap perbuatan Anda. Anda juga lebih mampu menurunkan kadar stres dan mengendalikan pola makan yang berlebihan, demikian menurut McGonigal.

Cara melakukan pernapasan ini, menghirup napas melalui hidung selama 4 detik, diikuti dengan mengeluarkan napas selama 8 detik melalui bibir yang dikerutkan (seperti meniup sedotan).

Cara lain adalah menerapkan metode pernapasan Hindu yang disebut ujjayi. Tarik napas melalui hidung selama 6 detik, kemudian keluarkan napas melalui mulut selama 6 detik seolah-olah Anda sedang mencoba menciptakan kabut di cermin. Buat suara seperti "hahhhh..." sambil menarik atau mengunci perut ke dalam.

Pada tarikan napas berikutnya, cobalah membuat suara yang sama dengan mulut tertutup. Suaranya harus seperti rumah siput atau koklea di dalam telinga, kata McGonigal.